Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

short story

Gambar
i feel something wrong. i don't know what it is. i want to focus about something in front of me, but i can erase something behind me. i'm a person who easy to forget something. make the experience become a dream in a summer.i don't purpose to do that, but it always happen to me. okay, it's time to publish this short story. i'll try to focus and face a new chapter of my book's live. thanks for being a part of my previous chapter ^^

selamat malam

malam. selamat menikmati malam gerimis di kota hujan. malam-malam lain di ruang 3m x 3m bersama laptop yang setia menemani. hari-hari terakhir menjadikan kosan sebagai rumah kedua setelah tempat itu. hari-hari terakhir menjadikan tempat itu sebagai 'escape place' dari segala kepenatan hari. kadang tempat itu tidak hanya menjadi tempat 'kabur' tapi juga tempat belajar dan mencari teman. ada perasaan di mana ingin berada di sana. terus menerus berada di tempat yang paling bisa menjadi 'aku'. pun jika tetap di sana hingga tahun berikutnya, nyatanya semua akan berubah. sesuatu yang dicari belum tentu tepat sasaran. banyak hal yang berubah, hilang ditelan perubahan yang seketika datang. lalu, aku berfikir benarkah semua ini akan hilang seketika? bisakah ia hilang perlahan. saat hari-hari beranjak begitu cepat meninggalkan sisa-sisa udara di waktu sebelumnya. meninggalkan 'tadi' menjadi 'kenangan'. meraih 'nanti' menjadi 'sekarang'. b...

Saldina

Senin, 20 Oktober 2014 / 20.43 / Wisma Saldina, Babakan Lio ‘Apa hal yang paling menyedihkan?’ Pertanyaan ini sedikit menggangu dan sejenak membuat otak ini bekerja. Mungkin banyak hal yang menyedihkan tapi apa yang tersedih dari yang paling sedih? Lalu, semua ini mengingatkan pada seseorang yang disayang, dirindukan, tapi sulit ditemui, setidaknya untuk saat ini di dunia ini. Sedih dan menyakitkan karena meski keinginan untuk bertemu sangat besar, nyatanya itu hanya keinginan semu. Pada akhirnya kita sadar itu tidak mungkin, perlahan entah kenapa semua cerita tentang mereka yang dirindukan hilang. Berubah menjadi seperti mimpi, mimpi di siang hari yang bahkan kita tidak yakin bahwa itu mimpi. Sesuatu yang sulit dipercaya bahwa semua itu ada. Sama halnya dengan fase kehidupan yang pernah kita lewati. Seberapapun kita ingin kembali, seberapapun masa itu sangat berarti, kenyataannya semua itu telah berlalu dan telah berubah menjadi ‘kenangan’. Esok menjadi hari ini, hari ini...

Jakarta - Bogor

Dulu rasanya sangat jauh. Sangat lelah jika harus bulak balik, itulah yang aku pikirkan. Mungkin setelah terbiasa, semua terasa lebih dekat. Jarak berkilo-kilo meter, waktu selama 2 jam, terasa lebih baik dari pada harus berkutat dengan jalanan menuju HI waktu itu. Pergi ke SMAN 54 juga terasa berat padahal itu lebih dekat. Mungkin, mungkin bukan masalah jarak atau waktu, tapi hati. Mana yang lebih terasa ringan dan nyaman untuk melangkah...

Senin, 10 Februari 2013

Beasiswa Tanoto foundation. Hmm menyalahkan orang lain akan terasa lebih nyaman. Rasa bersalah dan menyesal sedikit berkurang, tapi beban yang ditanggung tetap saja sama. Hari ini hari terakhir pengumpulan berkas beasiswa Tanoto. Sebulan lebih beasiswa ini dibuka. Sayangnya, persiapan yang aku lakukan hanya kurang dari satu minggu. Jika sesuai yang diperhitungkan, seharusnya hari Jumat lalu berkas ini telah dikirmkan. Ya, sama seperti perumpamaan integral. Kita punya rumus dan perhitungan tapi nantinya tetap saja akan ada konstanta yang tidak diketahui. Konstanta itu bisa saja mengubah seluruh hasil yang telah diprediksi. Dalam kasusku kali ini, konstanta itu adalah surat rekomendasi Ditmawa. Perginya si ‘bapak penanda tangan’ menjadikan surat tersebut baru bisa dikeluarkan minimal hari Senin ini. Surat bisa saja baru selesai sore dan kantor Pos pun tutup sore. Mungkin aku harus mengirimnya lewat JNE. Yah entahlah, setidaknya aku bisa mengirimkannya. Lain halnya jika ada konstanta lai...

Wanted Hwayi

Gambar
Beberapa hari yang lalu, sempet nonton film Wanted untuk yang kedua kalinya di televise. Gue emang suka film ini karena genre-nya action dan penuh tembakan di sana sini. Sebenernya nonton film Hwayi juga udah lama, sekitar dua atau tiga bulan yang lalu. Kalau dipikir kedua film ini memiliki ide cerita yang ga jauh beda. Wesley adalah pegawai biasa yang ternyata memiliki kemampuan luar biasa yang diturunkan oleh ayahnya. Ia lalu dilatih menjadi salah seorang pembunuh disalah satu perkumpulan. Misinya adalah membunuh seseorang yang ternyata ayahnya. Setelah membunuh ayahnya dan mengetahui kenyataanya, ia pun balas dendam dengan perkumpulan itu. Sekarang mari kita bicarakan film Hwayi yang dibintangi oleh adek gue yang kece, Yoo Jin Goo. Hwayi, ia anak berumur belasan yang tidak disekolahkan oleh keempat ayah angkatnya dan malah diajarkan berbagai macam teknik berkelahi. Dia dididik untuk menjadi seorang pembunuh yang hebat seperti ayah angkatnya. Disalah satu misi, dia dip...