Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Have you done this before?

Bawa perasaan, sesungguhnya tidak ada yang salah dengan ini. Toh kita terlahir sebagai manusia yang memiliki rangkaian proses yang mampu memunculkan perasaan. Melihat, mendengar, berpikir, kemudian muncullah perasaan. Secara normal semua itu bisa terjadi pada setiap manusia. Pertanyaannya, secepat apa proses itu hingga sampai ke hati? Mata kadang berkedip terlalu lama dan menggaburkan pandangan. Telinga kadang tertutup dan tuli begitu saja. Lautan pikiran kadang melenyapkan hal-hal yang dia anggap tidak penting. Lalu segala bentuk yang ada dihadapan kita pun pergi begitu saja. Banyak hal yang tidak sampai ke hati apalagi membiarkan organ tubuh bereaksi. Jika pun proses itu lancar dan bergerak cepat, belum tentu sikap mau berekspresi. Ada saatnya dia tetap diam atau hanya memberikan kode. Sebenarnya mana yang terbaik, mana yang sebaiknya dilakukan? Atau mungkin, menunggu adalah hal terbaik? Ada saatnya kita harus begitu sensitif, sebut saja peka. Ada saatnya kita harus penuh perasaa...

Belajar

Gambar
"Lagi sibuk, gak?" Entah sejak kapan pertanyaan itu sering terlempar ke telinga. Sibuk mungkin sudah biasa dirasakan sejak masih SMA dulu. Hingga kata gabut tidak bisa diterima dengan baik. Semua perkerjaan yang diterima haruslah dikerjakan. Selelah, setidak ada waktunya, dan semales apapun yang namanya kerjaan ya harus dikerjain. Kadang lupa kalau tubuh punya hak yang namanya istirahat. Kebiasaan 'yes girl' harus perlahan diubah. Zaman TPB yang katanya gabut pun malah diisi dengan oraganisasi tingkat kampus. Untungnya karena gabut jadi bisa banyak 'main' di sana. Beralih ke tingkat dua, sebuah 'kegilaan' itu pun memuncak. Gila dalam arti kata, tugas yang menumpuk dengan field trip ke mana-mana. Awal itu makin parah dengan jadi PJ acara yang malah berasa jadi ketuplak. Makin pusing dengan iseng ikut kepanitian di fakultas. Makin tidak karuan setelah mengiyakan suatu kepanitiaan. Rasanya seperti satu otak yang harus bekerja tiga kali lebih cepa...