Perputaran Hidup Bulan Oktober
Diantara hidupku yang berjalan cepat ada mereka yang bergerak perlahan. Duniaku seperti berhenti sejenak meninggalkan segala kelelah di kanan kiri pundak. Aku sadar, ada saat-saat perlu berjalan perlahan atau berhenti sejenak sekedar menundukkan kepala. Melihat kaki yang masih berpijak di bumi ini. Hari-hari ini terasa memusingkan. Ingin segera pindah dari sini ke sana melompati kesedihan dan tenggelam di kebahagiaan semu. Bahagia itu menjadi semu lantaran tanggung jawab masih menggelantung indah pada setiap ruas kehidupan. Mungkinkah berjalan sendiri membuat lelah itu berlipat ganda? Hari terus berganti tapi segala usaha ini belum juga selesai. Aku rindu tidur nyenyak dengan penuh ketenangan pikiran. Aku ingin menikmati hidup tanpa tiba-tiba kehilangan fokus mata. Semua ini tidak juga usai. Seperti banyak yang mengetuk pintu tapi prumah itu belum benar-benar menjadi milikku. Lalu bagaimana segala kebutuhan itu bisa aku turuti? Menjual dengan damai rumah cantik yang belum sepenuhnya...